Tim sepak bola usia dini Agas Jaya 88 tengah berjuang mengharumkan nama Sumatera Utara pada ajang Piala Dunia Anak Indonesia 2026 yang berlangsung di Progresif International Sport Center, Bandung, Jawa Barat, pada 1–4 Juli 2026.
Piala Dunia Anak Indonesia merupakan kompetisi sepak bola usia dini berskala nasional yang mempertemukan tim-tim Sekolah Sepak Bola (SSB) dan akademi sepak bola dari berbagai daerah di Indonesia. Turnamen ini mempertandingkan kategori usia mulai U-8 hingga U-16 sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pengembangan bakat pesepak bola muda Tanah Air.
Dalam keikutsertaannya pada kategori U-12, Agas Jaya 88 mendapat dukungan penuh dari Kasatgaswil Sumatera Utara Densus 88 ATbeserta jajaran personel Satgaswil yang turut melakukan pendampingan selama pertandingan berlangsung. Kehadiran mereka menjadi penyemangat bagi para pemain muda agar mampu tampil percaya diri dan memberikan performa terbaik di setiap pertandingan.
Selain itu, dukungan juga datang dari William Matapari, pengusaha lokal yang turut memberikan perhatian dan motivasi kepada tim Agas Jaya 88 selama mengikuti kompetisi di Bandung.
Kasatgaswil Sumatera Utara Densus 88 AT, Kombes Pol. Dr. Didik Novi Rahmanto, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap pembinaan generasi muda melalui olahraga, khususnya sepak bola. Menurutnya, ajang Piala Dunia Anak Indonesia menjadi kesempatan berharga bagi para pemain untuk menambah pengalaman bertanding, membangun mental juara, serta mengasah kemampuan sejak usia dini.
"Kami memberikan dukungan penuh kepada Tim Agas Jaya 88 yang sedang berjuang di ajang Piala Dunia Anak Indonesia 2026. Tetap semangat, junjung tinggi sportivitas, bermain maksimal, dan harumkan nama Sumatera Utara. Menang atau kalah adalah bagian dari pertandingan, namun semangat juang, disiplin, dan pengalaman adalah bekal berharga bagi masa depan anak-anak kita," ujar Kasatgaswil Sumatera Utara Densus 88 AT.
Usai menyelesaikan seluruh rangkaian pertandingan di Bandung, Agas Jaya 88 dijadwalkan akan melanjutkan perjalanan ke Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mengikuti turnamen berikutnya sebagai bagian dari program pembinaan dan pengembangan prestasi sepak bola usia dini.
Keikutsertaan Agas Jaya 88 di Piala Dunia Anak Indonesia 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang meraih prestasi, tetapi juga menjadi pengalaman berharga dalam membentuk karakter, sportivitas, disiplin, dan mental bertanding para pemain muda. Dukungan dari berbagai pihak menjadi bukti nyata bahwa pembinaan atlet usia dini merupakan investasi penting dalam mencetak generasi pesepak bola Indonesia yang berkualitas dan berprestasi di masa depan.



Posting Komentar